Sholat sunnah pada hari minggu siang


sholat sunnah yang di lakukan pada hari minggu siang ini merupakan hal yang sering di lakukan syaikh abdul-qadir al-jaelani r.a.

sholat sunnah ini bisa di sebut juga sholat yaumul-ahad. menurut hadist yang diriwayatkan oleh abu hurairah r.a., Rasullah pernah bersabda :

"jika seseorang melakukan sholat empat rakaat pada hari minggu, pada setiap rakaat nya ia membaca surah al-fatihah dan di lanjutkan dengan membaca ayat amanar-rosulu... sekali (yaitu 2 ayat terakhir al-baqarah 285-286) Allah SWT akan mencatat bagi nya sejumblah kebaikan, yang setara dengan jumblah kaum pria dan kaum wanita nasrani. Allah akan memberi nya pahala sebagaimana yang di berikan nya kepada seorang nabi, dan akan memberi nya pahala haji dan umroh. untuk setiap rakaat  nya dia akan mencatat sebagai seribu sholat, lalu untuk setiap huruf dari al-quran yang ia baca Allah akan memberi nya sebuah kota di surga yang terbuat dari wewangian yang paling harum."




menurut hadis lain yang di riwayatkan oleh 'Ali bin Abi Thalib r.a., Rasullah saw. pernah bersabda :

"tegaskanlah keesaan Allah (tauhid) dengan banyak melakukan sholat di hari ahad, karena dia adalah satu (wahid), tanpa mempunyai sekutu. bila seseorang melakukan sholat empat rakaat di hari ahad setelah sholat fardhu dhuhur, dan pada rakaat pertama nya ia membaca al-fatihah dan surah as-sajdah (yang di mulai dengan alif lam mim), lalu pada rakaat kedua nya ia membaca al-fatihah dan al-mulk (yang di mulai dengan tabarakalladzi....) kemudian ia membaca tasyahhud dan salam, lalu berdiri dan melakukan dua rakaat lagi dan pada setiap rakaat nya membaca al-fatihah dan surah al-jumuah, dan kemudia ia berdoa agar hajat nya terpenuhi, maka wajiblah bagi Alllah untuk memenuhi hajat nya, dan menyatakan bahwa ia terbebas dari dosa-dosa yang di lakukan oleh orang-orang nasrani.

sebulum melakukan sholat terlebih dahulu anda harus sudah dalam keadaan suci, supaya sholat anda di terima. referensi : saya ambil dari buku salah satu karya syaikh abdul-qadir al-jaelani r.a. yang berjudul perisai ghaib.